Penny Hutabarat

Independent singer/ songwriter

Musik ibarat hidup bagi seorang Penny Hutabarat. Musik ada di setiap langkah dan nafasnya. Seperti dua mata koin, Penny dan musik ialah dua hal yang tak terpisahkan.

Kegemaran Penny kecil akan musik mulai tumbuh saat ia berusia tujuh. Bernyanyi dan bermain gitar adalah hobinya kala itu. Penny kecil sangat beruntung karena keluarga dan lingkungan sekitarnya mendukung apa yang ia minati (dan cintai) : €”musik. Musikus handal seperti James F. Sundah, Yonas Pareira, Nelson Tobing, Tarida Hutauruk dan A.G. Sudibyo ialah sederet nama yang pernah membimbing Penny dalam perjalanan karier musiknya.

Penny yang beranjak dewasa mulai mengeksplorasi bakatnya dalam dunia musik. Beragam acara dari festival dan kompetisi musik, wedding, corporate events, anniversary hingga konser dan misi budaya menjadi panggung pembelajaran bagi Penny dalam perjalanan karir bermusiknya. Saat kuliah di Universitas Indonesia, Penny pun diberi kesempatan untuk bernyanyi solo di depan ribuan orangtua dan wisudawan universitas nomor satu di Indonesia. Hingga kini, tidak pada satu upacara wisudapun, Penny absen mempersembahkan bakatnya. Sebuah kehormatan, tentu saja.

Kejatuhcintaannya terhadap musik juga tercermin dari apa yang Penny tekuni di kampus. Usai merampungkan studi Ilmu Komunikasi di tahun 2007, Penny memutuskan melanjutkan studi Pascasarjana Manajemen di Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia. Di sana, ia fokus mempelajari dan meriset topik-topik Music/Entertainment Marketing. Salah satu karya ilmiahnya mendapat apresiasi di tingkat internasional dan terseleksi masuk dalam jurnal ilmiah internasional South East Asian Management.

Prestasi Penny di bidang musik pun terus membawanya untuk tetap berkarya. Di tahun 2010, partisipasinya pada ajang Indonesian Song Festival membawanya bersama karya lagunya yang berjudul €œPenantian Terindah€ masuk menjadi salah satu finalis. Festival ini yang kemudian mendorong Penny untuk menggeluti dunia song writing lebih jauh.

Kini, dengan cinta yang mendalam, Penny Hutabarat mempersembahkan mini album perdananya yang ia beri nama #BountifulEyes. Mini Album #BountifulEyes menghimpun untaian lagu indah yang Penny tulis mengenai romantika, harapan dan cinta.

Mini album ini layaknya obat bagi kerinduan Penny (dan mungkin Anda) untuk kembali mendengar musik yang memercikkan kebahagiaan setiap kali kita mendengarnya. Musik dengan lirik indah yang mampu melarutkan kita dalam bahagia, romantika, harapan dan cinta. Dengan arahan musik yang menggugah dari Alvin Lubis, Penny Hutabarat melalui vokal khas yang soft namun powerful menitip harap supaya mini album #BountifulEyes bisa mendapat ruang dan warnanya tersendiri di benak pendengarnya. (*)

http://www.germanhouse.com.ua/
http://profvest.com